You are currently viewing Teknologi Pangan Itera Berdayakan Warga Binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung melalui Pelatihan Produksi Nugget Lele

Teknologi Pangan Itera Berdayakan Warga Binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung melalui Pelatihan Produksi Nugget Lele

Program Studi Teknologi Pangan, Institut Teknologi Sumatera (Itera), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Pengabdian Penguatan Kelompok Keilmuan (PPKK) Tahun 2026 “Lele Bernilai, Warga Binaan Mandiri: Produksi dan Pengemasan Nugget Frozen Food” pada Senin, 26 Oktober 2026, di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung.

 

Kegiatan ini mengangkat pemanfaatan ikan lele sebagai bahan baku produk olahan pangan berupa nugget beku (frozen food). Ikan lele dipilih karena memiliki kandungan protein yang baik serta berpotensi diolah menjadi produk yang praktis, beragam, dan memiliki nilai tambah. Melalui pengolahan menjadi nugget, ikan lele diharapkan dapat memiliki daya tarik lebih luas sebagai produk pangan yang dapat dikonsumsi sehari-hari maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

 

Dalam kegiatan ini, warga binaan diperkenalkan pada proses produksi nugget lele, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan produk. Aspek pengemasan dan penyimpanan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan produk frozen food, karena berkaitan dengan perlindungan produk, keamanan mutu, serta kemudahan distribusi dan pemasaran. Penerapan pengetahuan teknologi pangan diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya proses pengolahan yang tepat, kebersihan, dan penanganan produk untuk menghasilkan pangan yang bermutu dan aman dikonsumsi.

Lebih dari sekadar pelatihan pengolahan pangan, kegiatan ini menjadi upaya pemberdayaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bekal kemandirian setelah menjalani masa pembinaan. Melalui kegiatan ini, Teknologi Pangan Itera berupaya menghadirkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada inovasi produk, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis pangan.

Tinggalkan Balasan