You are currently viewing Memperkenalkan Pola Pangan Sehat Sejak Usia Dini, Program Studi Teknologi Pangan ITERA Selenggarakan Edukasi Interaktif Pembuatan Yoghurt di SMPN 3 Jatiagung

Memperkenalkan Pola Pangan Sehat Sejak Usia Dini, Program Studi Teknologi Pangan ITERA Selenggarakan Edukasi Interaktif Pembuatan Yoghurt di SMPN 3 Jatiagung

Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyelenggarakan kegiatan edukasi interaktif terkait keamanan jajanan sekolah sekaligus praktik pembuatan yoghurt di SMP Negeri 3 Jatiagung, Lampung Selatan, pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya mengonsumsi pangan sehat sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit bawaan pangan (foodborne disease).

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari dosen Teknologi Pangan Itera, Afrida Nurwulan, serta perwakilan sekolah, Wakil Kepala Sekolah Novitasari.

Dalam sambutannya, pihak sekolah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan manfaat edukatif bagi siswa. Rangkaian pembukaan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol kolaborasi antara tim PKM dan pihak sekolah.

Kegiatan inti dimulai dengan pre-test berupa lima soal benar-salah untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai jajanan sehat, khususnya yoghurt. Selanjutnya, materi disampaikan oleh dosen Teknologi Pangan Itera, Hanifa Bagus dan Zada Agna Talitha.

Materi yang disampaikan mencakup pentingnya keamanan pangan jajanan sekolah, risiko konsumsi makanan yang tidak higienis, upaya pencegahan foodborne disease, serta panduan sederhana pembuatan yoghurt yang dapat dipraktikkan di rumah agar siswa terbiasa mengonsumsi makanan sehat.

“Kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya memilih jajanan yang aman, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zada.

Sebagai bagian dari pembelajaran interaktif, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan yoghurt menggunakan metode fermentasi langsung dengan starter bakteri bubuk maupun yoghurt siap konsumsi. Demonstrasi ini dipandu oleh mahasiswa Teknologi Pangan Itera, sekaligus memberikan tips dalam proses pembuatannya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan hingga memahami proses sederhana dalam menghasilkan produk pangan yang bergizi.

Setelah seluruh materi dan praktik selesai, dilakukan post-test dengan jumlah soal yang sama untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh peserta, yaitu 29 siswa kelas VIII-D, yang menandakan kegiatan ini berjalan efektif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Negeri 3 Jatiagung semakin memahami pentingnya memilih jajanan yang sehat dan aman, serta mampu menerapkan pola konsumsi pangan bergizi dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan penyakit akibat pangan.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pangan sehat sejak dini secara berkelanjutan.

Leave a Reply