Lampung Selatan – Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan kegiatan Simulasi Akreditasi Program Studi pada 5 Maret 2026, dengan menghadirkan narasumber dan reviewer eksternal, Prof. Dr. Ir. Feri Kusnandar M.Sc., Guru Besar dari Institut Pertanian Bogor.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan Program Studi Teknologi Pangan ITERA dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam simulasi ini, Prof. Feri Kusnandar memberikan masukan strategis terkait penyusunan dokumen akreditasi, kesiapan unit pengelola program studi, serta peningkatan mutu berkelanjutan.
Simulasi akreditasi diikuti oleh pimpinan fakultas, tim penyusun dokumen akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Kegiatan ini meliputi pemaparan profil program studi, diskusi dokumen akreditasi, serta simulasi sesi wawancara yang biasanya dilakukan oleh asesor dalam proses akreditasi.
Ketua Program Studi Teknologi Pangan ITERA, Lasuardi Permana, S.TP., M.Sc., Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan tata kelola program studi. “Melalui simulasi ini, kami mendapatkan banyak masukan berharga dari Prof. Feri Kusnandar yang memiliki pengalaman luas sebagai akademisi dan pakar di bidang ilmu pangan. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan program studi dalam menghadapi akreditasi,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Feri Kusnandar menekankan pentingnya konsistensi antara dokumen akreditasi dengan implementasi nyata di lapangan. Ia juga mendorong Program Studi Teknologi Pangan ITERA untuk terus mengembangkan keunggulan akademik, khususnya dalam pengembangan inovasi pangan berbasis potensi lokal Sumatera.
Melalui kegiatan simulasi ini, Program Studi Teknologi Pangan ITERA berharap dapat meningkatkan kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri pangan dan pembangunan nasional.
Penulis: Hesti Pangastuti
Editor: Afrida Nurwulan
Dokumentasi: Afrida Nurwulan



