Survey Lapangan dalam Program Pengembangan Potensi Lokal ke Liwa dan Krui

Survey Lapangan dalam Program Pengembangan Potensi Lokal ke Liwa dan Krui

Lampung – Pada hari Jumat (24/7/20) dan Sabtu (25/7/20), Dosen Program Studi Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berkesempatan melakukan Survey lapangan dalam kegiatan Program Pengembangan Potensi Lokal ke Liwa, Kabupaten Lampung Barat dan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang digagas Program Studi untuk menggali potensi lokal di kedua daerah tersebut, dimana kedepannya akan diinisiasi untuk dikembangkan pada kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, Kerja Praktek maupun KKN Mahasiswa hingga program Desa Binaan.

Penjemuran biji kopi secara tradisional oleh warga lokal

Pada kesempatan pertama kegiatan survey lapangan ini, potensi kopi Lampung dilirik pertama untuk bisa dipelajari di kedua daerah tersebut. Di Liwa, rombongan dosen berkesempatan untuk mengunjungi petani kopi lokal setempat yaitu keluarga Pak Sopian. Rombongan Dosen disambut hangat dengan suguhan kopi yang sangat khas dan diolah secara tradisional oleh sang petani sendiri. Dalam kesempatan tersebut, rombongan dosen berbincang dan berdiskusi terkait perkembangan dan permasalahan terkait produksi kopi dari hulu sampai hilir.

Selain ke petani, rombongan juga menyempatkan untuk mampir di gerai Kopi AAS milik CV AKL untuk menikmati kopi dan berbincang dengan karyawan CV AKL terkait proses pengolahan kopi di perusahaan tersebut.

Perjalanan survey dilanjutkan menuju Krui, Pesisir Barat. Di Krui, rombongan dosen Program Studi Teknologi Pangan untuk mengunjungi salah satu pengusaha roasting kopi Mowning Coffee. Bertemu mas Sofyan yang merupakan roaster kopi, rombongan menggali informasi mengenai perkembangan usaha pengolahan kopi secara modern di masyarakat, khususnya di Krui.

Kegiatan survey lapangan dalam program pengembangan potensi lokal ini, berlangsung dengan lancar. Kegiatan ini dapat menjadi starting point untuk program studi agar dapat kontribusi dalam pemecahan masalah di masyarakat serta  upaya pengembangan produk-produk pangan lokal, khususnya di Lampung. (VF/HAP)

Leave a Reply