Himatepa Adakan Seminar Online, Beri Tips Menjadi Ahli Teknologi Pangan

Himatepa Adakan Seminar Online, Beri Tips Menjadi Ahli Teknologi Pangan

Lampung – Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) telah mengadakan kegiatan seminar online dengan judul “Expert Tips: Menjadi Ahli Teknologi Pangan Berdaya Saing Global” pada hari Minggu (2/8) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 210 peserta dengan dua pembicara, yaitu Galih Nugroho, S.T.P., M.Sc adalah Production Manager PT Nutrifood Indonesia dan Lena Nur Aulana, S.T.P., M.P sebagai Research and Technical Development Manager PT Mulia Inti Pangan.

Galih Nugroho sebagai narasumber pertama menjelaskan tentang kontribusi industri makanan dan minuman dalam industri 4.0, yaitu salah satu industri yang sangat unggul di Indonesia dengan pertumbuhan yang selalu berada di atas angka inflasi. Hal ini disebabkan karena pangan tidak akan pernah punah, sebab semua makhluk hidup akan selalu membutuhkan makanan. Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan tentang Perbedaan Produksi Makanan antara Robot dengan Manusia, Digitalisasi dalam Segala Aspek, Sharing Economy, Undernourished, High Sugar, Salt, and Fat Diet, dan Peluang Kerja Ahli Pangan.

Dalam acara tersebut, Ibu Lena Nur Aulana menjelaskan tentang Teknologi Pangan di Dunia Industri Terutama Saat Pandemi. Ia berkata,”Di masa pandemi ini juga, perindustrian pangan Indonesia terfokus pada makanan/suplemen kesehatan yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh dan terbuat dari rempah-rempah. Selain itu juga, masyarakat cenderung memilih produk-produk makanan yang lebih save life. Sehingga, industri frozen food cenderung meningkat”.

Web seminar ini menjadi program seminar online pertama Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATEPA) Institut  Teknologi Sumatera. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja dari departemen Internal HIMATEPA, Departemen Internal Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATEPA). Diskusi sederhana ini akan meningkatkan minat peserta untuk menjadi seorang food technologist yang mampu bersaing secara global. Dengan adanya seminar online ini, diharapkan seluruh food technologist muda akan memperoleh tambahan ilmu yang akan menjadi bekal di kemudian hari (KH).

Leave a Reply